Liputan

Tiga program prioritas pemuda muhammadiyah kalteng

Terima kasih kepada seluruh kader Pemuda Muhammadiyah se-Kalimantan Tengah telah mengikuti rangkaian Muswil XI di Kota Palangka Raya. Terima kasih atas amanah yang diberikan kepada kami. Mudah-mudahan selama 4 tahun ini, kami diberikan kesehatan dan dilapangkan waktu untuk bisa melakukan safari pembinaan di semua Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah bersama dengan Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah setempat.

Gagasan

Mind Map dan Action Plan Jihad Konstitusi Muhammadiyah

Mind Map dan Action Plan Jihad Konstitusi Muhammadiyah ini merupakan alur pemikiran sederhana dan rencana aksi yang saya buat. Sederhana karena memang berdasar pada kemampuan aksi yang bisa saya lakukan bersama kader-kader lainnya.

Gagasan

Sejarah, AD-ART, dan Khittah Perjuangan Pemuda Muhammadiyah

Penerimaan dan sambutan dari kalangan pemuda keluarga Muhammadiyah begitu baik, sehingga dengan cepat kepengurusannya terbentuk dari cabang hingga ranting. Melihat perkembangan itulah, akhirnya majelis tanwir memutuskan Muhammadiyah Bagian Pemuda dijadikan organisasi otonom (ortom) di Muhammadiyah. Secara resmi Pemuda Muhammadiyah didirikan di Yogyakarta pada tanggal 26 Zulhijjah 1350 Hijriyah, bertepatan dengan tanggal 2 Mei 1932 Miladiyah.

Gagasan

Revitalisasi Ideologi Muhammadiyah

Buya Ahmad Syafii Maarif mengatakan bahwa ideologi merupakan salah satu pandangan dunia (world-view) yang penting dan berpengaruh besar “Pembaruan pemikiran Muhammadiyah terasa sangat kurang. Muhammadiyah perlu melakukan revitalisasi ideologi agar mampu menampilkan diri sebagai gerakan amal sekaligus gerakan ilmu. Muhammadiyah perlu menyandingkan gerakan praksisme dan gerakan intelektualisme. Gerakan intelektualisme sangat penting karena bisa menjadi sumber energi bagi Muhammadiyah.”

Suatu Hari

Menyelesaikan Tugas Baitul Arqam Madya Pemuda Muhammadiyah

Bukan soal tugasnya yang menjadi beban, tapi implementasinya menjadi Pekerjaan Rumah yang sangat besar. Karena, tugas selalu mengacu pada sebuah pertanyaan "apa yang akan dilakukan", tentu harus diuraikan apa yang akan (rencana), hambatan, dan aksi yang dilakukan.