Aulia Arif Kembali Pimpin Pemuda Muhammadiyah Kobar, Siap Optimalkan Potensi Kader

1 min read

Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kotawaringin Barat (Kobar) sukses menggelar Musyawarah Daerah ke X, pada Minggu (19/01) di komplek Perguruan Muhammadiyah Pangkalan Bun jalan Jendral Sudirman.

Bahruddin, SE Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kobar dalam sambutannya berpesan agar kader Pemuda Muhammadiyah bisa mawas diri, sehingga tidak terjebak dalam lingkungan negatif.

“Saya hanya berpesan agar kader-kader Pemuda Muhammadiyah bisa mawas diri, sehingga tidak terjebak dalam lingkungan negatif”, jelas Bahruddin.

Selain itu, ia juga berpesan agar gerakan-gerakan dakwah yang dilakukan Pemuda Muhammadiyah menampilkan dakwah yang menggemberikan.

Senada dengan itu, Ihsan  MZ, M.Psi Wakil Ketua Bidang Kader Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Kalimantan Tengah mengatakan bahwa spirit dakwah dalam Muhammadiyah adalah Amar Ma’ruf Nahi Munkar, namun strategi dan metodenya harus dirancang sebaik mungkin agar dapat menyadarkan umat tanpa membuat mereka alergi terhadap Islam dan juga organisasi Muhammadiyah.

“Spirit dakwah kita di Muhammadiyah jelas, yaitu Amar Ma’ruf Nahi Munkar, namun dalam pergerakan dakwah itu sendiri harus dirancang dahulu strategi dan metodenya. Sebaik mungkin tentunya, agar dapat menyadarkan umat tanpa membuat mereka alergi”, tutur Ihsan.

Dalam musyawah ini, Aulia Arif terpilih kembali menjadi ketua PDPM Kobar periode 2018-2022. Ia menegaskan bahwa ke depannya kader harus bisa mengoptimalkan potensi masing-masing. Sehingga, perkaderan akan menjadi fokus utamanya.

“Harapannya kader bisa mengoptimalkan potensi yang dimilikinya, untuk menunjang hal ini tentunya perkaderan akan kami lakukan, baik itu pada kegiatan KOKAM maupun melalui perkaderan berjenjang berupa Baitul Arqam”, jelasnya.

Kemudian menurut Aulia Arif, Pemuda Muhammadiyah Kobar juga akan terus meningkatkan kerjasama, baik antar organisasi otonom (ortom) Muhammadiyah maupun dengan pihak-pihak eksternal. Misalnya dengan Tapak Suci, sehingga prestasi olahraga di bidang pencak silat terus meningkat.

“Kami juga ingin mengajak kader Pemuda Muhammadiyah kembali mengaplikasikan teologi al-Ma’un yang berpihak pada kaum mustadh’afin”, tambahnya. (dyn)

Pada tahun 2010 saya memulai membangun sebuah blog. Belajar menulis, mengedit, dan belajar hal-hal baru seperti desain grafis dengan corel draw, membangun web hingga menerima jasa pembuatan web, video editing, dan content creator. Saya juga pekerja freelance pada bidang komunikasi dan mobilisasi sosial. Mari Berteman!

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Previous Story

Kerja dan Agenda KNPI Kalteng di Tahun Pertengahan

Next Story

Tips Pencegahan Terinfeksi Virus Corona Dari Direktorat Promkes Kementerian Kesehatan

Latest from Blog