Liputan

Upgrading BEM STMIK Palangka Raya, Sherly Jayanti: 95% keberhasilan dikarenakan subskill

Sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pengurus, BEM STMIK Palangka Raya menggelar upgrading, pada Kamis (23/01) di Aula Kampus Biru STMIK Palangka Raya jalan G. Obos.

Narasumber pada kegiatan ini adalah Rusdiyanor selaku alumni sekaligus demisioner BEM STMIK Palangka Raya periode 2010-2011, kemudian Rusdi alumni yang juga sukses dalam dunia politik serta saat ini tercatat sebagai sekretaris DPD HIPMI Kalteng, dan narasumber terakhir Sherly Jayanti, S.T., M.Cs yang saat ini menjabat sebagai Kabag Kemahasiswaan.

Dalam materi pertama, Rusdiyanor menjelaskan tentang bagaimana strategi dan teknik negosiasi. Menurutnya, ada tiga hal yang menjadi strategi dan teknik negosiasi, yaitu strategi dan teknik bersaing,  strategi dan teknik untuk berkompromi dan strategi dan teknik pemecahan masalah.

“Komunikasi sangat diperlukan dalam negoasiasi dan dalam organisasi. Pada saat bernegosiasi kita harus bisa memperoleh kompromi dalam menyelesaikan sengketa. Dan yang tidak kalah penting adalah kita juga harus bisa menyelamatkan harga diri lawan“, jelasnya.

Kemudian dalam materi kedua, Rusdiyanor menjelaskan tentang manajemen administrasi dan kesekretariatan. Menurutnya ilmu kesekretariatan atau tata usaha tidak hanya perlu dipelajari oleh seorang sekretaris, namun semuanya wajib untuk mempelajari.

“Kenapa ilmu kesekretariatan atau tata usaha wajib kita pelajari, karena kita tidak tau saat bekerja nanti akan ditempatkan di mana, atau mengerjakan apa, jadi kita harus siap. Saya dulu saat jadi mahasiswa menjabat sebagai Ketua BEM, dan pada saat saya turun kedunia pekerjaan saya ditempatkan menjadi sekretaris, itu sebabnya disini saya bisa mengajarkan tentang kesekretasiatan”, terangnya.

Selain itu, prinsip dasar kepemimpinan juga diajarkan dalam kegiatan upgrading ini. Rusdi, yang diberikan waktu untuk menyampaikan memberikan pandangan bahwa kepemimpinan adalah bagian penting dari manajemen. Dalam prinsip dasar kepemimpinan ada tiga hal yang saling terkait satu dengan lainnya.

“Tiga hal yang saling terkait itu adalah musyawarah, adil dan kebebasan berfikir. Disini arti adil bukanlah pembagian secara merata tetapi arti adil adalah dimana kita mampu menempatkan sesuatu pada tempatnya”, terang Rusdi.

Organisasi itu merupakan suatu wadah atau tempat kerjasama sejumlah manusia untuk mencapai tujuan yang ditentukan. Kemudian dalam organisasi sangat memerlukan manajemen.

“Satu pesan saya jangan biarkan diri kita merasa cukup akan ilmu, tapi luangkanlah diri kita untuk menerima apa yang orang katakan jangan merasa kita sudah hebat memiliki ilmu yang tinggi karena jika kita seperti itu kegagalan lah yang akan menimpa kit”, terangnya.

Kemudian, materi terakhir disampaikan oleh Sherly Jayanti, S.T., M.Cs Kabag Kemahasiswaan. Menurutnya peran BEM sebenarnya sangatlah besar, karena menjadi wadah mahasiswa untuk berkreasi dan menjebatani pihak kampus dengan mahasiswa.

Lebih lanjutnya ia menjelaskan bahwa 95% keberhasilan seseorang dikarenakan subskillnya, dan hanya 5% saja hardskillnya.

“Subskill itu merupakan kemampuan kalian berbaur dengan masyarakat dan lingkungan. Ilmu ini akan kalian dapatkan saat kalian ikut organisasi. Jadi motivasi dari Ibu terus maju walaupun penuh problemika karena kalian adalah roll model STMIK Palangka Raya”, terangnya.

Di akhir acara, upgrading dilanjukan dengan field trip ke Wisata Pelabuhan Kereng Bangkirai, wisata susur sungai dan diakhiri dengan foto bersama. (dyn)

Tag:

Artikel Terkait:

Tinggalkan komentar: